SERPIHAN YANG TERTINGGAL
Dia menghampiri dengan riang membawa permen kiss dan sepotong senyuman manis. Mata bulatnya berbinar menatap. "Do you want a candy?" she offered. "Yes, thank you!" He said.
Masih dengan senyuman yang sama, Puan bertanya "Apa tulisan di belakang permen itu?" Si Joko membalik, menyeringai lalu membuka bungkusnya. Tiba-tiba Puan menyela, "Let me know what do you think?" Sambil canggung Joko menjawab, "This is too classic, pure come out of nowhere" mereka pun tertawa bareng.
Sekedar informasi, bungkus permen kiss memang ada yang memuat diksi unik, biasanya tentang semangat, romansa, dsb. Nah, permen yang diberikan Puan pada waktu itu bertulisankan "I love you" agak terasa lucu dan canggung. Maklum mereka sama-sama baru lulus SMA juga baru berteman beberapa waktu, musabab sedang kursus bahasa Inggris bareng. Obrolan yang terjadi semuanya menggunakan bahasa inggris, sungguh keren jika setiap percakapan terekam.
Setelahnya, pertemanan terus terjalin beberapa waktu. Belajar dan berjalan beriringan. Tidak ada hukum syariat yang dilanggar. Prinsip yang dibangun di atas ajaran agama dapat menyelamatkan siapapun dari jurang maksiat. Hingga kemudian masa memisahkan dua insan dengan tujuannya masing-masing.
Bulan dan tahun telah berlalu. Siang dan malam silih berganti. Semua kenangan tersusun rapi di alam sanubari yang berdebu. Terselip jauh di bawah tumpukan memori masa lalu. Tenggelam dan hilang. Namun, terkadang sekelibet bayangan senyuman manis itu muncul di benak si Joko. Tidak sering, hanya ketika alunan musik tertentu diputar.
Ternyata, selain aroma wewangian, suara juga dapat mengembalikan ingatan masa lalu. Pernahkah anda mencium aroma parfum, tiba-tiba suatu kenangan muncul dalam ingatan. Atau anda mendengar suara tembang dimainkan, yang kemudian membawa anda menelusuri lorong-lorong memori masa dulu. Tiba-tiba ingat si dia, atau ingat kejadian ini dan itu pada waktu tertentu, menggetarkan hati.
Sungguh hal yang paling jauh dari manusia adalah masa lalunya. Namun, terkadang tetap bisa digapai oleh wewangian dan alunan suara-suara merdu. Tentu jikalau kenangan sebelumnya telah diikat dengan dua instrumen di atas, aroma wewangian dan suara yang menyenangkan.
Pelajarannya adalah, kalau interaksi dengan orang usahakan wangi, hehe. Dan kalau berbicara, bicaralah dengan suara yang baik. Dua hal ini bagai parfum dan alunan musik yang menyebar, merasuk lalu mengikat momen. Kelak suatu saat menjadi serpihan kisah yang akan teringat kembali.
SERPIHAN YANG TERTINGGAL
Reviewed by nashihul
on
Juni 10, 2023
Rating: 5